Beranda > Uncategorized > KARYA TULIS DAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

KARYA TULIS DAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS


Oleh Sudarwan Danim

Profesor di Universitas Bengkulu dan Konsultan Pendidikan

Berkarya atau Mati

Menulis publikasi ilmiah dan melahirkan karya inovatif menjadi kewajiban guru sebagai tenaga profesional. Bahkan, lebih dari itu, ketika ingin mengajukan usul untuk menapaki jabatan fungsional Guru Utama, mereka harus melakukan presentasi ilmiah pada forum yang dikhususkan untuk itu.

Tanpa kemampuan menulis atau mempublikasi tulisan dan melahirkan karya inovatif lainnya, karir kepangkatan dan jenjang jabatan fungsional guru-guru di Indonesia akan stagnan. Di Amerika Serikat, sebutan yang terkenal untuk ini adalah “publish of perish” alias melahirkan karya publikasi atau mampus. Tradisi semacam ini di Amerika Serikat berlaku untuk dosen atau tenaga pengajar di perguruan tinggi. Tetapi, di Indonesia berlaku juga untuk guru. Itulah hebatnya obsesi Indonesia untuk melahirkan guru profesional

Kegiatan pengembangan profesi  beragam, seperti penelitian, penulisan buku, pembuatan karya teknologi, dan lain-lain. Penelitian dapat dalam bentuk penelitian pada umumnya,  penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian eksperimen ataupun jenis yang lain dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran. Bahan ajar dapat berbentuk diktat, buku pelajaran ataupun buku dalam bidang pendidikan. Media pembelajaran yang dibuat guru dapat berbentuk alat peraga, alat praktikum sederhana, maupun bahan ajar elektronik atau animasi pembelajaran. Karya teknologi/seni dapat berupa karya yang bermanfaat untuk masyarakat atau kegiatan pendidikan serta karya seni yang memiliki nilai estetika yang diakui oleh masyarakat.

Kegiatan pengembangan keprofesian guru terkait langsung dengan kebutuhan guru sebagai tenaga fungsional, termasuk untuk kepentingan kenaikan jabatan fungsional dan pangkatnya, seperti diamanatkan dalam PP No. 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Dengan demikian, kegiatan ini dilaksanakan secara khusus untuk tujuan yang khusus pula. Sejalan dengan PP No. 74 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri (Permen) PAN dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, kegiatan pengembangan keprofesian guru terdiri dari: (1) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif, (2) karya inovatif, (3) presentasi pada forum ilmiah, (4) publikasi buku teks pelajaran yang lolos penilaian oleh BSNP, (4)  publikasi buku pengayaan, (5) publikasi buku pedoman guru, dan (6) publikasi pengalaman lapangan pada pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus.

Publikasi dan Karya Inovatif

Berbeda dengan regulasi lama, yaitu Permenpan No. 84 Tahun 1995 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya yang mewajibkan guru melakukan aktivitas penulisan publikasi dan karya inovatif dari jenjang kepangkatan IVa ke atas, Permenpan dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009 mengharuskan guru melakukan aktivitas ini sejak Golongan IIIb hingga Golongan IVe. Deskripsinya disajikan berikut ini.

  1. Guru Pertama pangkat Penata Muda Tingkat I golongan ruang III/b yang akan naik jabatan/pangkat menjadi Guru Muda pangkat Penata golongan ruang III/c, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat, paling sedikit 6 (enam) angka kredit berasal dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari paling sedikit 4 (empat) angka kredit dari subunsur publikasi dan karya inovatif dan/atau penghargaan atas prestasi atau dedikasi,  dan paling sedikit 2 (dua) angka kredit subunsur pengembangan diri.
  2. Guru Muda pangkat Penata golongan ruang III/c yang akan naik pangkat menjadi Penata Tingkat I golongan ruang III/d, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat paling sedikit 8 (delapan) angka kredit berasal dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari paling sedikit 6 (enam) angka kredit dari subunsur publikasi dan karya inovatif dan/atau penghargaan atas prestasi atau dedikasi dan paling sedikit 2 (dua) angka kredit subunsur pengembangan diri.
  3. Guru Muda pangkat Penata Tingkat I golongan ruang III/d yang akan naik jabatan/pangkat menjadi Guru Madya pangkat Pembina golongan ruang IV/a, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat paling sedikit 10 (sepuluh) angka kredit berasal dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari paling sedikit 8 (delapan) angka kredit dari subunsur publikasi dan karya inovatif dan/atau penghargaan atas prestasi atau dedikasi  dan paling sedikit 2 (dua) angka kredit subunsur pengembangan diri.
  4. Guru Madya pangkat Pembina golongan ruang IV/a yang akan naik pangkat menjadi Pembina Tingkat I golongan ruang IV/b, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat paling sedikit 15 (lima belas) angka kredit berasal dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari paling sedikit 12 (dua belas) angka kredit dari subunsur publikasi dan karya inovatif dan/atau penghargaan atas prestasi atau dedikasi dan paling sedikit 3 (tiga) angka kredit subunsur pengembangan diri.
  5. Guru Madya pangkat Pembina Tingkat I golongan ruang IV/b yang akan naik pangkat menjadi Pembina Utama Muda golongan ruang IV/c, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat paling kurang 15 (lima belas) angka kredit berasal dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari paling sedikit 12 (dua belas) angka kredit dari subunsur publikasi dan karya inovatif dan/atau penghargaan atas prestasi atau dedikasi dan paling sedikit 3 (tiga) angka kredit subunsur pengembangan diri.
  6. Guru Madya pangkat Pembina Utama Muda golongan ruang IV/c yang akan naik jabatan dan pangkat menjadi Guru Utama pangkat Pembina Utama Madya golongan ruang IV/d, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan dan pangkat paling kurang 15 (lima belas) angka kredit berasal dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari paling sedikit 12 (dua belas) angka kredit dari subunsur publikasi dan karya inovatif dan/atau penghargaan atas prestasi atau dedikasi dan paling sedikit 3 (tiga) angka kredit subunsur pengembangan diri.
  7. Guru Utama pangkat Pembina Utama Madya golongan ruang IV/d yang akan naik pangkat menjadi Pembina Utama golongan ruang IV/e, angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat paling kurang 17 (tujuh belas) angka kredit berasal dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari paling sedikit 14 (empat belas) angka kredit dari subunsur publikasi dan karya inovatif dan/atau penghargaan atas prestasi atau dedikasi dan  paling sedikit 3 (tiga) angka kredit subunsur pengembangan diri.
  8. Guru Madya pangkat Pembina Utama Muda golongan ruang IV/c yang akan naik jabatan dan pangkat menjadi Guru Utama, pangkat Pembina Utama Madya, golongan ruang IV/d  wajib melakukan presentasi ilmiah.
  9. Guru yang tidak dapat memenuhi angka kredit sebagaimana yang ditentukan tidak dapat diberi kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat yang sedang didudukinya.

Tabel 1: Beban kum publikasi dan karya inovatif

No. Dari Ke Publikasi dan karya inovatif Keterangan
1 IIIb IIIc 4
2 IIIc IIId 6
3 IIId Iva 8
4 Iva Ivb 10
5 IVb IVc 12
6 Ivc Ivd 12 Wajib melakukan presentasi ilmiah
7 Ivd Ive 12

Publikasi hasil penelitian, PTK, dan sejenisnya dapat disajikan dalam bentuk buku, artikel ilmiah, artikel on-line, atau dikemas dalam bentuk sebuah karya ilmiah populer. Di dalamnya terkandung proses-proses yang meliputi:

  1. pengembangan teks tulisan;
  2. memasarkan pengalaman, pengetahuan, dan produk teknologi;
  3. ekspresi atas verifikasi  fokus yang ditulis;
  4. jembatan antara produk pemikiran teoritik dengan operasi-operasi komponensial;
  5. pemecahan masalah yang berkaitan dengan substansi dan fokus tulisan;
  6. memfasilitasi rekontekstualisasi pengalaman dan pengetahuan atau produk teknologi yang dihasilkan; dan
  7. proses hubungan transformasional sesama pakar atau kelompok peminat.
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: