Penawaran Pelatihan Menulis Artikel di Jurnal Imiah


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua, semoga dalam keadaan sehat dan terus berkarya demi meningkatkan kapasitas profesionalisme-nya.

Bapak/Ibu guru yang kami banggakan menulis artikel sudah menjadi kewajiban kita, khususnya yang akan naik pangkat ke jenjang 4a ke 4b. Namun dengan keterbatasan media untuk mempublikasikan artikel tersebut dalam hal ini Jurnal Ilmiah, maka KKG Guru Kelas SD Kabupaten Bojonegoro manawarkan kepada Bapak dan Ibu Guru khususnya yang berdinas di Kabupaten Bojonegoro untuk mengikuti pelatihan penulisan artikel ilmiah berkelanjutan.

Artikel memerlukan media (Jurnal) dan begitupun sebaliknya. Untuk itu KKG Guru Kelas SD mengajak bersama-sama Bapak/Ibu Guru untuk menjadi penulis, agar terwujud Jurnal Ilmiah yang berisi artikel Bapak/Ibu semua.

Bagi yang berminat untuk mengirimkan data diri di emial: kkgbojonegoro@gmail.com

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Kategori:Uncategorized

Pemetaan KD Ulangan Akhir Semester I TP 2014/2015

7 Desember 2014 5 komentar
Kategori:Uncategorized

Bagaimana Menulis Latar Belakang Masalah Penelitian


latar belakang masalah

Oleh: Moh. Zamzuri

Bagaimana menuliskan latar belakang masalah dalam penelitian? Bapak Ibu mungkin pernah mengalami kesulitan ketika akan menulis latar belakang masalah dalam sebuah penelitian. Wajar sekali jika Bapak Ibu sulit mengungkapkan apa yang menjadi persoalan ketika Bapak dan Ibu tidak mengalami masalah. Tapi mungkinkah Bapak Ibu guru sama sekali tidak memiliki masalah khususnya dalam pembelajaran. Berikut ini saya akan berbagi catatan sederhana apa dan bagaimana isi latar belakang masalah penelitian sehingga apa yang Bapak Ibu tulis memiliki makna sebuah tindakan ilmiah.

Setiap melakukan penelitian selalu diawali dengan permasalahan. Permasalahan bisa muncul dari realitas (fenomena) yakni ada ketidaksesuaian antara das sein (fakta empiris) dengan das solen (apa yang seharusnya diambil dari teori-teori yang sudah ada), atau dari hasil-hasil bacaan, baik berupa buku-buku, artikel, jurnal nasional dan internasional, dokumen dan hasil-hasil penelitian yang sudah ada. Jika permasalaha bersifat kompleks, maka diperlukan klarifikasi. Klarifikasi meliputi: (a) aktualitas, (b) orisinalitas, (c) nilai kemanfaatan yang lebih besar bagi pengembangan ilmu, masyarakat, dan institusi, dengan mempertimbangkan dua hal. Kedua hal tersebut (a) teori dan penelitian-penelitian lain yang perlu dikembangkan (b) kondisi empirik yang mendorong penelitian.

Nah, Bapak Ibu itulah isi dari latar belakang masalah dan cara menuliskannya. Tidak sulit bukan…selamat berkarya.

Kategori:Jendela Ilmu

Pedoman Lomba Karya Inovasi


https://www.dropbox.com/sh/f0jsspoth7r87qw/AAC7Xxv6h4ek4nzH5UW75Ny7a

Posted from WordPress for Android Kkgsatubojonegoro

Kategori:Uncategorized

Contoh Aplikasi Nilai Kelas 6 Edisi Revisi


Bapak Ibu guru kelas 6, sudah lega kan? Yang ditunggu-tunggu sudah keluar. Apaan tuh? Apalagi kalau bukan nilai Ujian Sekolah/Madrasah. Saya yakin putra-putri Bapak Ibu mendapatkan nilai yang terbaik. Sekedar mengingatkan Bapak Ibu nilai bukanlah satu-satunya penunjang keberhasilan. Karakter dan sikap yang unggul tentu sangat berperan penting dalam meraih keberhasilan-keberhasilan berikutnya. Bapak Ibu guru hendaknya menjadi penunjuk jalan, pemberi inpirasi bagi putra-putrinya untuk mencapi posisi terbaik untuk dirinya.

Beberapa hari yang lalu kami sudah mencoba berbagi contoh aplikasi sederhana untuk mengolah nilai kelas 6. Namun perlu penyempurnaan-penyempurnaan. Untuk itu Bapak Ibu hendaknya mengunduh ulang, data lama cukup dicopy paste ke aplikasi berikut.
https://www.dropbox.com/sh/1epp9tw3a14ocqm/AADXIakKaER6qSf2uIXqgZp3a

Bapak Ibu terkait aplikasi sederhana ini kami berikan dua contoh. Keduanya karya Bapak-Bapak Guru yang berdedikasi untuk pendidikan. Untuk itu, marilah kita berikan penghargaan untuk keduanya agar lebih meningkatkan karya-karya terbaiknya.

Akhirnya mari kita semuanya menjadi bagian dari orang yang mampu menghargai orang lain. Bukan menjatuhkan atau menenggelamkan generasi muda yang berkompeten.

Bukan begitu?

Posted from WordPress for Android Kkgsatubojonegoro

Kategori:Uncategorized

Ketentuan Seragam Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah Terkini


SERAGAM SD copyDalam  rangka  memperkuat  jati  diri  bangsa  diperlukan pembinaan dan pengembangan kesiswaan untuk menciptakan suasana  dan  tata  kehidupan  satuan  pendidikan  yang  baik dan  sehat,  sehingga  menjamin  kelancaran  proses  belajar mengajar serta guna  meningkatkan  citra  satuan pendidikan  dan  meningkatkan  persatuan  dan  kesatuan  di kalangan peserta didik, pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membuat aturan berupa Permendikbud nonor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Penetapan pakaian seragam sekolah bertujuan:

  1. menanamkan  dan  menumbuhkan  rasa  nasionalisme,  kebersamaan,  serta memperkuat  persaudaraan  sehingga  dapat  menumbuhkan  semangat  kesatuan dan persatuan di kalangan peserta didik;
  2. meningkatkan  rasa  kesetaraan  tanpa  memandang  kesenjangan  sosial  ekonomi orangtua/wali peserta didik;
  3. meningkatkan  disiplin  dan  tanggungjawab  peserta  didik  serta  kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku; dan
  4. menjadi  acuan  bagi  sekolah  dalam  menyusun  tata  tertib  dan  disiplin  peserta didik khususnya yang mengatur pakaian seragam sekolah.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan jenis, warna dan model pakaian, antara lain:

  1. Pakaian seragam sekolah terdiri dari:
    • Pakaian seragam nasional;
    • Pakaian seragam kepramukaan; atau
    • Pakaian seragam khas sekolah.
  2. Jenis pakaian seragam sekolah terdiri dari:
    • Pakaian seragam sekolah untuk peserta didik putra;
    • Pakaian seragam sekolah untuk peserta didik putri.
  3. Warna pakaian seragam nasional untuk:
    • SD/SDLB: kemeja putih, celana/rok warna merah hati;
    • SMP/SMPLB: kemeja putih, celana/rok warna biru tua;
    • SMA/SMALB/SMK/SMKLB: kemeja putih, celana/rok warna abu-abu.

Dalam peraturan tersebut juga ditekankan agar pengadaan  pakaian  seragam  sekolah  diusahakan  sendiri  oleh  orangtua  atau wali peserta didik dan tidak  boleh  dikaitkan  dengan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru atau kenaikan kelas.

Nah jelaskan tahun pelajaran 2014/2015 peserta didik akan menggunakan seragam baru dengan aturan yang sudah jelas.

silahkan unduh disinipermendikbud-no-45-tahun-2014 dan lampiran-1-permendikbud-no-45-tahun-20141

Revisi Program Penilaian Kelas 6 terbaru


https://www.dropbox.com/s/bjg84jsidlfmbji/program-nilai-2014_rev13_6_14.xls

Posted from WordPress for Android Kkgsatubojonegoro

Kategori:Uncategorized
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.